Tuesday, December 6, 2016

Jembatan Utama Penghubung Bululor Dan Krebet Jambon Ponorogo Putus, Warga Memutar


Berita Ponorogo - Insfrastruktur di Ponorogo satu demi satu hancur karena bencana alam yang menyerang. Kali ini giliran jembatan penghubung antar Desa Bululor dan Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.

Jembatan yang menjadi jalur utama di dua desa tersebut ambrol tanpa sisa. Hal ini karena hujan yang terus menerus mengguyur Ponorogo.

"Ini memang awalnya pondasi yang rapuh. Sehingga pas diguyur hujan terus menerus tidak kuat," kata Kepala Desa Bululor, Senu, Selasa (6/12/2016).

Senu mengatakan dengan ambruknya jembatan ini cukup menganggu. Soalnya warga harus keliling 5 km untuk sampai jembatan sebelah.

Apalagi, lanjut dia, jembatan ini vital untuk perekonomian petani. "Banyak petaniyang memanfaatkan jembatan memgangkat gabah dan lain-lain," terangnya.

Dia berharap pemkab segera memperbaiki jembatan sepanjang 500 meter ini. Pasalnya jika malam juga menjadi jalur alternatif.

"Kan tidak ada lampu. Saya khawatir banyak orang tidak tahu. Jadi lewat gitu saja dengan kecepatan tinggi. Bisa saja nyemplung," ujarnya.

Saat ini pantauan di lapangan, sudah diberi tanda-tanda. Namun hanya dipasangi bambu sebagai penghalang. [mit/suf/beritajatim]

10 Hari Kerja, TKI Malaysia Meninggal Jatuh Dari Dapur Lantai 3

TKP TKI Malaysia yang jatuh dari dapur lantai 3, foto by : LiputanBMI

Berita TKI - TKW Singapura bernamaEla (25) meninggal dunia karena terjatuh dari dapur lantai 3. Padahal baru 10 hari dia bekerja dengan majikan di Sumang Link, Punggol Singapura, Minggu (4/12)

Sebagaimana dilansir Redwire Times, Senin (5/12), seorang saksi mata mengatakan ia terjatuh dari jendela dapur lantai tiga. Saksi mata lain mengatakan, Ela terakhir terlihat menyeka jendela dapur.

Setelah kejadian ia langsung dikirim ke rumah sakit. Karena luka dan benturan keras yang dialami, nyawanya tidak tertolong.

Polisi terus melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.

Kejadian meninggalnya pekerja rumah tangga karena terjatuh ketika membersihkan jendela luar dari gedung bertingkat tinggi, sudah sering terjadi. Karena hal tersebut, diharapkan para pekerja berani untuk menolak pekerjaan yang membahayakan nyawanya. [liputanBMI]

Sedih!! Uang Kiriman TKW Hongkong Rp 26 Juta Diembat Oknum Petugas Pengiriman Uang Indonesia


Berita TKI - Uang kiriman TKI sangat ditunggu-tunggu oleh keluarga di kampung halaman. Untuk biaya sekolah anak, untuk perbaiki rumah, untuk biaya pengobatan bila ada yang sakit, serta berbagai keperluan lainnya.

Tapi kasus ini sungguh membuat siapapun yang membacanya akan merasa geram. Seorang TKW Hongkong asal Indonesia berkeluh kesah di sebuah Grup Facebook, kalau uang yang dikirimkannya lewat Western senilai 26 juta tidak bisa diambil oleh suaminya di Indonesia dengan alasan salah pin.
Baca Juga :10 Hari Kerja, TKI Malaysia Meninggal Jatuh Dari Dapur Lantai 3

image by : facebook

TKW bernama Eva menuturkan ada laporan sms kalau uang sudah diambil namun ternyata suaminya tak bisa mengambil lantaran kata petugas Indonesia salah pin.

"Uang saya tidak bisa diambil, sedangkan kata petugas sini dan sms yang saya terima, uang sudah diambil hari ini" kata Eva.

Lanjut Eva, "Tapi suami saya sama sekali tidak merasa mengambil, malah suami saya dipersulit dibilang uang tidak bisa diambil karena salah PIN kata petugasnya".

Kejadian ini pun membuat geram Eva dan suaminya dimana hasil jerih payahnya hingga saat ini belum bisa diambil namun dari laporan Western sudah dicairkan.

Laporkan TKA Ilegal Taiwan Dapat Hadiah Lho, Tapi Orang Ini Kok Nggak Dapat Ya?


Berita Taiwan - seorang pria bermarga Gao mengatakan sebelumnya ia bekerja di tempat cucian mobil di Sanmin Rd., karena tidak terima pekerjaannya direbut oleh TKA ilegal, bulan Juli lalu ia melapor kepada imigrasi.

Dia melapor karena mendapapat informasi bagi siapa saja yang melaporkan TKA ilegal dapat hadiah "sayembara" uang 10.000 NT.

Tapi nasib kurang beruntung sepertinya tak menyertai dirinya. Sejak akhir bulan Juli setelah imigrasi Kaohsiung berhasil menangkap TKA ilegal tersebut, ia belum juga mendapatkan pemberitahuan untuk mengambil uang.

Chen mengatakan sejak bulan Juli hingga 17 Nopember, menunggu selama lebih dari 4 bulan, hampir setiap 2 minggu sekali menelpon ke imigrasi Kaohsiung. Yang didapatnya hanya pemberitahuan dokumen masih diproses kalau nggak gitu sebentar lagi cair.

Ditunggu sampai pantat keluar akar hingga akhir Nopember masih belum ada kepastian. Siapapun pasti marah dan kecewa mau dapat penghargaan karena berhasil menyelesaikan sayembara tapi harus lewat birokrasi yang panjang dan berbelit-belit.

Lewat investigasi wartawan yang dilakukan tanggal 24 Nopember departemen tenaga kerja Kaohsiung telah menerbitkan dokumen pada tanggal 1 Nopember.

Imigrasi Kaohsiung tanggal 3 Nopember menerima dokumen tersebut tapi karena nomor telpon yang diberikan oleh pihak pelapor tidak benar sehingga petugas kesulitan menghubungi pelapor.

Saat wartawan mengklarifikasi kebenaran berita pada Chen, dia mengatakan bahwa imigrasi Kaohsiung telah menelponnya, mengundangnya ke kantor untuk mengisi formulir.

Dia juga mengatakan bahwa bulan Agustus lalu ia memang mengganti nomor telponnya, namun ia telah menghubungi imigrasi Kaohsiung, imigrasi Kaohsiung menelpon nomornya yang baru.

Imigrasi Kaohsiung akhirnya mengakui kelalaian staf kantor, tidak memberitahukan nomor baru Chen kepada petugas pelaksana, imigrasi telah menghubungi Chen untuk mengisi formulir.

Pejabat imigrasi South distrik mengatakan, warga yang melaporkan TKA ilegal, setelah memberitahukan kepada instansi pemerintah, maka imigrasi akan diperintahkan melakukan penangkapan.

Setelah itu kebenaran TKA Ilegal atau bukan akan diklarifikasikan ke departemen tenaga kerja lalu akan dilakukan pengecekan lebih lanjut dengan menyetorkan dokumen kepada imigrasi.

Setelah semua beres pelapor akan dipanggil untuk mengisi formulir untuk mendapatkan hadiah uang, kemudian barulah disetujui departemen tenaga kerja untuk memberikan hadian uang ke rekening pelapor.

Monday, December 5, 2016

Drama Mama Jahat" Anak SD Ada Adegan Menampar Dan Pelukan, Bukti Sinetron Hancurkan Generasi Bangsa


Berita Unik - Masih ingat masa kecil kita, sekitaran era 90an ada banyak kartun yang selalu ditayangkan di hari Minggu. Ada Dragonball, ada Tamiya, dan segala tontonan kartun yang seru. Anak-anak jaman dulu juga sering meniru tokoh kartun yang diidolakan.

Itu dulu, sekarang gimana? Hanya orang-orang dewasa yang mengkonsumsinya dan kini anak-anak lebih suka nonton sinetron. Bayangkan alias bhaayaaangno...jajal bhaaayaaanggno anak-anak sekarang suka menirukan tokoh sinetron yang mereka tonton.

Mulai dari serial India hingga sinetron yang fenomenal GGS (Ganteng-Ganteng Singo .. hehehe) serta sinetron-sinetron lainnya nggak bisa disebuatkan satu-satu.

Tau nggak sih facebook heboh dengan drama yang dilakonkan anak-anak SD saat sedang istirahat. Video ini viral banget, melakonkan drama yang bertajuk "Mama Jahat" anak-anak ini mirip dengan sinetron yang selalu ditayangkan di layar kaca Negeri Indonesia tercinta.

SStttttt.....sinetron memang selalu mempertontonkan banyak hal yang negatif untuk anak-anak. Pikir aja sendiri hal negatifnya apa aja.

Langsung ditonton aja biar jelas nggak usah banyak baca..hehehe..


Gimana?? Seru?? Mau yang lebih seru?? Terusin aja kasih tontonan anak-anak kita dengan sinetron dan tontonan yang tidak bermutu lainnya

Curi Sampoo 1 Renteng Maling Diikat Lalu Dilindas Motor


Berita Medan - Kejadian ini bermula pada hari Kamis petang, 1-12-2016. Saat itu pencuri yang bernama Ardi (37) warga Jl.Besar Tembung, Medan, Sumatera Utara ini ketahuan mencuri 1 renteng shampo di sebuah warung milik Asni (45) warga Tembung Pasar 10, Medan.

Asni yang mengetahuinya kemudian berteriak “maling…maling..” tak lama para warga berbondong-bondong mengejar pencuri itu dan berhasil menangkapnya kemudian tangannya diikat dan dilindas dengan menggunakan sepeda motor hingga berkali-kali meski dia sudah berteriak minta ampun dan mengaku salah.
Baca Juga:Adegan Anak SD Ini Bikin Heboh Dan Harus Dibina Sungguh-Sungguh
Namun para warga yang sudah terlanjur geram tak menghiraukannya.

Beruntung pencuri itu berhasil diamankan oleh petugas Polsekta Percut Seituan yang sedang patroli disekitar wilayah itu. Jika tidak pastinya pencuri itu sudah tewas diamuk oleh massa.

“pelaku korban amuk warga karena ketahuan mencuri. Saat ini dia sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit Bhayangkara Medan,” ujar Kompol Lesman Zendrato, Kapolsek Percut Seituan.

Berikut keterangan dari Asni selaku korban dari pencurian di warungnya itu yang tidak mau melaporkan ke polisi karena gak tega melihat keadaan si pelaku yang sekarang sudah sekarat di rumah sakit,

“aku lagi masak air di belakang, dia masuk, kepergok aku, kuteriaki malinglah dia. Lari dia dari pintu belakang, itulah sebabnya dia berhasil ditangkap oleh warga. Udahlah, malas aku buat laporan, repot juga nanti jadinya. Lagian sekarang dia udah sekarat di rumah sakit.” [unikdanlucu]

Mantan TKI Berjuang Lawan Kanker Otak, Kini Tubuh Kurus Dan Alami Kebutaan


Berita TKI - Dia adalah Ismiati seorang mantan TKI Taiwan asal Dusun 4 Banjar Agung RT 002 RW 004 Sekampung Sukadana Lampung Timuryang kini tengah berjuang melawan penyakit yang sedang ia derita.

Ismiati di vonis oleh dokter menderita kanker otak yang membuat dirinya tidak bisa beraktifitas dan badannya lemah serta semakin kurus.

Kini kanker yang menggeroti otaknya telah menjalar ke mata hingga membuatnya menjadi tunanetra.

"Sekarang mbak Ismiati sudah lemah dan buta, Laushe mau minta bantuan kalian seikhlasnya untuk mbak Ismi" kata Laushe Anda.

Ismiati sangat membutuhkan uluran tangan dermawan dan support untuk melawan penyakitnya. Semoga Allah segera memberikan kesembuhan dan mengangkat penyakitnya. [suarabmi]

Tes Ke Korea Pake Kertas? Ah Kuno, Ini Sistem Perekrutan CTKI Korea Terbaru


Berita TKI - CTKI Korea harus tahu mulai tahun 2017 ujian bahasa Korea sebagai persyaratan untuk bisa kerja ke Korea Selatan dilakukan dengan sistem Computer Based Test (CBT) bukan Paper Based Test (PBT) lagi.

Di BP3TKI Jakarta dan Semarang, saat ini sudah tersedia masing-masing satu ruangan CBT hingga ujian bisa diadakan secara serempak.

Direktur Indonesia EPS Center HRD Korea, Jang Byung-hyun menyampaikan informasi itu ketika bersama Deputi Penempatan BNP2TKI Ir. Agusdin Subiantoro MMA, meninjau pelaksanaan ujian tahap II (ujian kecakapan dan ujian kompetensi) sistem poin EPS program G to G ke Korea Selatan. Ujian di Balai Latihan Kerja Surakarta, Jl. Bhayangkara No. 38, Panularan, Laweyan, Kota Surakarta pada Jumat, 2 Desember 2016 itu khusus untuk calon TKI yang ingin bekerja pada sektor perikanan.

Jang Byung-hyun mengatakan, pelaksanaan poin sistem 2016 ini pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Diharapkan mereka yang lulus bisa bekerja di Korea selama empat tahun 10 bulan, Kalaupun jika ingin melanjutkan lagi, maka jangan menjadi tenaga kerja ilegal.

Korea Selatan berharap kerjasama dengan BNP2TKI bisa lebih erat, intensif dan ditingkatkan supaya lebih banyak TKI yang ditempatkan di Korea Selatan. Apalagi pada tahun depan diselengggarakan ujian calon TKI untuk penempatan di sektor perikanan dan manufaktur.

Ujian pada Jumat pagi itu, diikuti 487 peserta, sedangkan sisanya 1.539 peserta akan mengikuti ujian hingga 5 Desember 2016. Ujian ini diselenggarakan BNP2TKI bekerjasama dengan Human Resource Development  Korea, serta Universitas Negeri Surakarta (UNS).

Para peserta yang mengikuti ujian tahap II adalah mereka yang telah lulus ujian tahap satu (EPS-TOPIK). Mereka berasal dari 17 provinsi, terbanyak dari Jawa Tengah (866), Jawa Barat (659), Jawa Timur (254).

Sisanya dari Yogyakarta, Lampung, NTB, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Banten, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Sulawesi Tenggara.

Poin sistem EPS ini terdiri dari tiga aspek yang dinilai yakni meliputi, bahasa Korea, kecakapan dan kompetensi calon TKI. Tes kecakapan bertujuan memastikan bahwa hanya calon TKI yang memiliki kompetensi, berkualitas dan menguasai bidangnya yang akan diberangkatkan. Disamping bertujuan agar TKI lebih unggul dibandingkan tenaga kerja asing, sisi kompetensi meliputi pengalaman, pendidikan, serta pelatihan yang ditandai dengan pemberian sertifikat.

Deputi Penempatan BNP2TKI mengharapkan jumlah TKI yang ditempatkan ke Korea Selatan terus meningkat baik dari sisi kuota maupun area atau jenis sektor jabatan. Korea Selatan saat ini memberi peluang untuk bekerja pada sektor perikanan, konstruksi, manufaktur, jasa dan pertanian, tetapi TKI lebih banyak bekerja pada bidang perikanan dan manufaktur.

Keinginan untuk menambah kuota dan area sektor jabatan itu sejalan dengan upaya pemerintah mengurangi jumlah tenaga kerja sektor informal di luar negeri terutama PLRT (Penata Laksana Rumah Tangga).
Indonesia termasuk negara penting dari 15 negara yang mengirimkan tenaga kerja asing ke Korea, dan dalam satu tahun bisa mencapai 7.000. Tahun lalu sektor perikanan sempat ditutup,tapi pada tahun ini dibuka lagi. (ol)